Tuesday , 28 February 2017
Home » Jaringan » Basic » Pengenalan OSI Layer

Pengenalan OSI Layer

OSIOSI Layer merupakan suatu model yang sering digunakan untuk menjelaskan cara kerja jaringan komputer secara logika. Meski diakui di dunia namun tidak ada paksaan bagi pengembang atau user untuk menggunakannya, contohnya jaringan internet yang menggunakan model DARPA yang berbeda dengan model OSI.

OSI Layer bukanlah protocol.

Model OSI terdiri dari 7 layer :

1. Physical
Fungsi : Layer ini menentukan masalah kelistrikan/gelombang/medan dan berbagai prosedur/fungsi berkaitan dengan link fisik.
Contoh protokol : hub, repeater, fibre optics,, 10BASE-T, 100BASE-TX, dll.

2. Data Link
Fungsi : Menentukan pengalamatan fisik, error notifications, frame flow control dan topologi network.
Contoh protokol : 802.3(ethernet), ATM, FDDI, PPP, dll

3. Network
Fungsi : Menentukan rute yang dilalui oleh data. Menyediakan logical address dan penentuan rute tujuan.
Contoh protokol : IPX, IP, ICMP, IPsec, ARP, RIP, IGRP, BGP, OSPF, NBF, dll

4. Transport
Fungsi : Menyediakan end-to-end communication protocol. Bertanggung jawab terhadap keselamatan data dan segmentasi data.
Contoh protokol : TCP, SPX, UDP, IPX, SCTP

5. Session
Fungsi : Mengatur sesi yang meliputi establishing (memulai), maintaining (mempertahankan), dan terminating antar entitas yang dimiliki presentation layer.
Contoh protokol : SQL, X Window, Named Pipes (DNS), NetBIOS, ASP, OS Scheduling, NFS, ZIP, dll.

6. Presentation
Fungsi : Mengatur konversi dan translasi berbagai format data, seperti kompresi data dan enkripsi data.
Contoh protokol : TDI, ASCII, MPEG, MIDI, dll.

7. Application
Fungsi : Menyediakan servis bagi berbagai aplikasi network
Contoh protokol : HTTP, Gopher, SMTP, NFS, FTP, Telnet, RTP, dll.

Komunikasi Antar Layer (Enkapsulasi dan De-enkapsulasi)

Lihat animasi

This movie requires Flash Player 9

Perangkat Network dan OSI

This movie requires Flash Player 9

Komentar Anda