Tuesday , 28 February 2017
Home » Linux » Server » Tutorial Install dan Setting DNS Server Slave di Linux Debian

Tutorial Install dan Setting DNS Server Slave di Linux Debian

Kita akan membuat server :

Master = 192.168.1.2 (ns1.muhammadhernawan.com), proses pertama

Slave = 192.168.1.3 (ns2.muhammadhernawan.com)

Webserver = 192.168.1.1 (www.muhammadhernawan.com)

mail server = 192.168.1.4 (mail.muhammadhernawan.com)

 

Tutorial ini akan membuat dns slave. Disini, slave hanyalah sebagai dns cadangan atau dns kedua. Dalam admin jaringan redundansi service sangat dibutuhkan demi keberlansungan service. Jika dns master mati maka dns slave masih dapat diandalkan. Dns slave hanya menerima data dari master. Jadi disini sangat singkat konfigurasinya.

1. Install bind9 sebagai aplikasi dns servernya

su [enter]
password [enter]
apt-get install bind9

2. setting/edit file named.conf.local

file ini adalah file untuk mendiskripsikan nama file configurasinya, saya menggunakan service gratis dari he.net sebagai slave dns. Artikel berikutnya akan menjelaskan tentang setting slave di he.net

gedit /etc/bind/named.conf.local

Berikut file konfigurasi saya (*hint: BARIS setelah tanda // berarti comment atau keterangan yg tidak berpengaruh ke settingan)

//sesuaikan domain ex: muhammadhernawan.com

zone "muhammadhernawan.com" { 
type slave; //ini sebagai slave
masters {192.168.1.2;}; //isikan IP dari dns master
file "db.muhammadhernawan.com"; //nama file yang akan disimpan dari dns master
};

//sesuaikan ip-nya  ex:1.168.192.in-addr.arpa artinya menyimpan db 192.168.1.x
zone "1.168.192.in-addr.arpa" {
type slave;
masters {192.168.1.2};
file "db.1.168.192";
};

penjelasan=

kita tidak perlu membuat db.blablabla karena file itu akan di transfer oleh master dns ke slave. Data itu akan disimpan pada /var/cache/bind yang berisi file db.muhammadhernawan.com dan db.1.168.192. Kapan akan ditransfer? pertama kali di transfer ketika anda merestart service bind9 di server slave. Lalu selanjutnya akan diupdate jika master melakukan perubahan(penambahan bukan dikurangi) pada SERIAL yang berupa YYYYmmDDss dan melakukan restart pada bind9 di master. Jadi setelah melakukan restart bind9 di slave kita tidak perlu mengotak atik slave, secara otomatis slave di update oleh master.

 

Setelah tersimpan semua, restart aplikasi bind9

/etc/init.d/bind9 restart

5. Untuk test apakah bisa jalan, kita harus ikutkan dulu komputer client kita pada dns sever, misal pada xp, setting dns server pada tcp/ip nya, isikan pada dns nya ip DNS server yang baru saja kita buat. Juga dengan dig #dig @192.168.1.3 www.muhammadhernawan.com jika sukses ada answer ip 192.168.1.1 atau #dig @192.168.1.3 -x 192.168.1.3 jika sukses ada answer ns2.muhammadhernawan.com

Komentar Anda